Get Adobe Flash player

ads
andy asrul Zany Honda & Yamaha Tidak Menerima The Doctor Lagi Valentino Rossi masih sulit jinakkan GP12 (Foto: Getty Images) GERNO DI LESMO - Valentino Rossi tengah ramai diisukan bakal kembali ke sala... 5

Honda & Yamaha Tidak Menerima The Doctor Lagi

Valentino Rossi masih sulit jinakkan GP12 (Foto: Getty Images)
Valentino Rossi masih sulit jinakkan GP12 (Foto: Getty Images)
GERNO DI LESMO - Valentino Rossi tengah ramai diisukan bakal kembali ke salah satu mantan timnya, Repsol Honda atau Yamaha, menyusul performa buruknya bersama Ducati. Namun, sayang kedua tim tersebut menutup rapat-rapat pintunya untuk The Doctor.

Rossi diketahui belum juga mampu menunjukkan performa gemilang sejak memutuskan hijrah ke Ducati pada musim lalu. Di musim ini, tanda-tanda kebangkitan juara dunia tujuh kali ini pun belum terlihat, setelah hanya mampu finis di urutan 10 pada seri perdana di Qatar.

Kondisi ini sontak memunculkan spekulasi bahwa The Doctor akan kembali ke bekas klubnya, Repsol Honda atau Yamaha pada akhir musim ini. Sayang, peluang tersebut dipastikan pupus menyusul keengganan kedua tim tersebut menampung kembali pembalap yang memberikan gelar juara untuk mereka.

“Sulit nampaknya melihat Valentino kembali ke sini (Honda). Di tim pabrikan, kami sudah punya dua pembalap yang sangat cepat dan tangguh dalam diri Casey Stoner dan Dani Pedrosa,” tutur bos tim Repsol Honda Livio Suppo dikutip MCN, Kamis (19/4/2012).

“Jadi, dengan segala hormat kepada Valentino, tidak ada alasan buat kami untuk mengganti salah satu pembalap kami untuk memasukkannya,” sambungnya.

Senada dengan Honda, kubu Yamaha juga menolak wacana kembalinya Rossi ke tim berlambang garputala tersebut. Hubungan buruk Rossi-Lorenzo menjadi alasan utama Yamaha menolak pembalap 33 tahun tersebut.

“Saya pikir, menggabungkan kembali Valentino dengan Jorge (Lorenzo) dalam satu tim di masa depan, bukanlah sebuah opsi,” sahut bosa tim Yamaha Lin Jarvis.

Dengan situasi ini, jika Rossi tetap memutuskan hengkang dari Ducati, maka peluang terbesarnya adalah gabung ke tim satelit seperti Yamaha Tech3, Gresini Honda atau LCR Honda.

Namun yang jadi permasalahan, sudikah Rossi menerima bayaran yang jauh lebih rendah, bahkan harus rela merogoh kocek pribadinya untuk membantu salah satu tim satelit tersebut mendapatkan mesin yang mumpuni untuk bersaing dengan tim pabrikan? (acf)

Related Posts On Berita Olahraga

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar


Copyright © Wawasan Ipteks

Sponsored By: Free For Download Template By: Fast Loading Seo Friendly Blogger Template