Get Adobe Flash player

ads
andy asrul Zany Ilmu dan Seni Manajemen ILMU DAN SENI MANAJEMEN Manajemen adalah ilmu dan seni untuk melakukan tindakan guna mencapai ... 5

Ilmu dan Seni Manajemen

ILMU DAN SENI MANAJEMEN

Manajemen adalah ilmu dan seni untuk melakukan tindakan guna mencapai tujuan. Manajemen sebagai suatu ilmu adalah akumulasi pengetahuan yang di sistematisasikan atau kesatuan pengetahuan yang terorganisasi. Batasan di atas sebenarnya terlalu luas dan baru akan menjadi jelas apabila dapat ditegaskan lebih lanut arti yang detail mengenai pengetahuan, dan arti tentang sistematis dan organisasi yang digunakan dalam definisi itu. Manajemen sebagai suatu ilmu dapat pula dilihat sebagai suatu pendekatan terhadap seluruh dunia empiris yaitu dunia yang terkait oleh factor ruiang dan waktu, dunia yang pada prinsipnya dapat diamati oleh indra manusia.

Manajemen sebagai suatu ilmu, titik beratnya terletak pada metode keilmuan. Memang yang mengikat semua ilmu adalah metode ilmu yang digunakan untuk mensistematisasikan seluruh pengetahuan yang sifatnya masih pragmatis. Batasan lain tentang ilmu yang dikemukakan oleh goode dan hatt bahwa ilmu merupakan suatu cara menganalisis yang mengizinkan para ahlinya untuk menyatakan suatu proposisi dalam bentuk kausalitas yaitu Apabila……..maka…..dalam hubungan ini diketengahkan bahwa bagaimana sekumpuilan pengetahuan harus disistematisasikan. Akan tetapi apabila proposisi itu dimulai dengan kebenaran apriori maka proposisi itu kehilangan sifat ilmiahnya.

 Berdasarkan batasan yang telah dikemukakan diatas kalau kita bandingkan, kita akan memperoleh karakteristik pokok yang terdapat pada pengertian ilmu itu yaitu bersifat rasional, empiris, umum, dan akumulatif.
1. Bersifat rasional
Rasionala adalah suatu sifat aktifitas berfikir yang ditundikan pada logika formal dalam mengikuti urutan berfikir silogisme.
2. Bersifat empiris
Dikatakan bersifat empiris karena kesimpulan yang diambil harus dapat ditundukan pada pemeriksaan atau pada verivikasi indra manusia.
3. bersifat umum
Bersifat umum artinya kebenaran yang dihasilkan sebagai ilmu tersebut dapat diverifikasikan oleh penijau ilmiah. Objek maupun metodenya dapat dipelajari dan diikuti secara umum dan dapat diajarkan secara bersama.
4. bersifat akumulatif
Bersifat akumulatif adalah apa yang dipelajari merupakan kelanjutan dari ilmu yang telah dikembangkan sebelumnya.  Selain itu juga merupakan kumpulan pengetahuan, baik ilmu teoritis maupun ilmu praktis yang terorganisasi dan bertujuan untuk mencari kemaslhatan.
Manajemen merupakan suatu ilmu karena memiliki karakteristik pokok seperti halnya karakteristik pokok ilmu yang telah didiskripsikan di atas. Demikian juga, manajemen merupakan suatu ilmu karena dalam manajemen diaplikasikan langkah-langkah metode ilmiah tertentu. Langkah-langkah metode ilmiah yang diaplikasikan dalam manajemen tersebut adalah
1. observasi
2. rumusan permasalahan
3. akumulasi dan klasifikasi fakta tambahan yang baru
4. generalisasi
5. rumusan hipotesis
6. testing dan verivikasi

Manajemen dikatakan sebagai ilmu sehingga seorang manajemen juga harus memiliki sikap ilmiah seperti halnya sikap ilmiah yang harus dimiliki para ilmuan. Sikap ilmiah yang harus dimiliki seorang manajer adalah sebagai berikut :
1. Objektivitas
Yang dimaksud dengan objektifitas adalah bahwa dalam suatu peninjauan yang dipentingkan adalah obyeknya
2. Serba Relatif
Serang manajer sebagai ilmuan harus menerima realitas perubahan yang terjadi dan memberikan dampak terhadap masa berlakunya teori-teori yang telah mereka miliki. Berlakunya teori yang mereka miliki tidaklah mutlak kebenaranya.
3. Skeptif
Yang dimaksud skeptif adalah sikap untuk selalu ragu terhadap pertanyaan yang belum cukup kuat dasar pembuktianya. Bahwa manajer sebagai ilmuan harus selalu hati-hati, harus teliti dalam memberikan penilaian dan pernyataan ilmiah.
4. Kesebaran intlektual
Mampu menahan diri dan kuat tidak menyerah kepda tekanan dalam menyatakan suatu pendirian ilmiah kerena memang belum selesai dan belum lengkap hasil yang dicapai
5. kesederhanaan
Kesederhanaan dalam dalam sikap ilmiah adalah kesedrhanaan dalam cara berfikir, cara menyatakan, dan cara pembuktian.
6. tidak memihak kepada etik
Sikap tidak memihak kepada etik adalah bahwa ilmu tidak emiliki tujuan dan tugas untuk membuat penilaian tentang hal yang baik dan hal yang buruk, melainkan ilmu meiliki tugas untuk mengemukakan hal-hal yang salah dan hal-hal yang benar secara nisbi.

Manajemen sebagai suatu seni bukan diartikan seni dalam arti formal yang biasa dihubungkan dengan seni musik, sastra, tari, darama, patung dan sebagainya. Dengan demikian bukan berarti bahwa untuk menjdi pemimpin yang baik harus menjadi seorang seniman, atau seorang pemimpin minimal harus menguasai salah satu cabang kesenian seperti menari, menyanyi dan melukis.
Yang dimaksud seni di sini adalah seni dalam pengertian yang lebih luas dan umum, yaitu merupakan keahlian, kemahiran, meampuan, serta ketrampilan dalam menerapkan prinsip, metode, dan teknik dalam menggunakan sumber daya manusia dan sumber daya alam secara efektif dan efesien untuk mencapai tujuan.

Berpijak tentang hal-hal yang telah dideskripsikan di atas jelaslah bahwa seni dan ilmu terdapat dalam manajemen.  Manajemen dapat dikuasai oleh ilmu dengan lapisan seni yang baik, atau sebaliknya manajemen dapat dikuasai oleh seni dengan lapisan ilmu yang baik. Dalam setiap aktivitas diperlukan ilmu dan seni.
GR. Terry mengatakan secara esensial seorang manajer adalah seorang ilmuan dan seorang seniman. Ia memerlukan suatu pengetahuan yang disusun menurut system yang memberikan kebenaran-kebenaran pokok yang dapat dapat digunakan dalam mengoprasikan pekerjaannya. Pada waktu yang sama manajer harus memberi ilham, membujuk, bermulut manis, mangajar, dan memikat orang lain berbobot maupun tidak berbobot untuk memberi pelayanan  yang selaras dan menyumbangkan aktivitas individu dan aktifitas spesifik mereka kearah tujuan tertentu. Jenis aktivitas tersebut tidak dapat dibuat formulirnya atau dinyatakan sebagai suatu statistic dalam suatu daftar realisasi. Hal ini didasarkan atas perasaan, naluri, dan dugaan, mengenai aktifitas yang hendak dilakukan.

Related Posts On ekonomi ,manajemen ,pengantar manajemen

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar


Copyright © Wawasan Ipteks

Sponsored By: Free For Download Template By: Fast Loading Seo Friendly Blogger Template